Box Layout

HTML Layout
Backgroud Images
Backgroud Pattern
blog-img-10

Posted by : Dimas SEW Sumunar

Wisata Kuliner Selama PIT HPII 2026

Menjadi tuan rumah Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) HPII 2026, Yogyakarta tidak hanya menawarkan pengalaman akademik yang berkesan, tetapi juga kekayaan kuliner yang telah menjadi bagian dari identitas budaya kota ini. Di sela-sela kegiatan konferensi, peserta dapat meluangkan waktu untuk menikmati berbagai hidangan khas yang mudah ditemukan di sekitar kawasan Universitas Gadjah Mada, Tugu Yogyakarta, maupun Malioboro.

Mulai dari makanan tradisional hingga sajian legendaris yang telah bertahan puluhan tahun, Yogyakarta memiliki cita rasa yang khas dengan dominasi rasa manis, gurih, dan rempah yang menggugah selera. Berikut beberapa rekomendasi kuliner yang sayang untuk dilewatkan selama berada di Kota Gudeg.

Gudeg

Gudeg merupakan ikon kuliner Yogyakarta yang terbuat dari nangka muda yang dimasak dalam waktu lama bersama santan dan berbagai rempah hingga menghasilkan cita rasa manis yang khas. Biasanya gudeg disajikan bersama ayam kampung, telur, tahu, tempe, sambal goreng krecek, dan nasi hangat.

Rekomendasi:

  • Gudeg Yu Djum
  • Gudeg Pawon
  • Gudeg Bu Tjitro
  • Gudeg Permata

Sate Klathak

Berbeda dengan sate pada umumnya, Sate Klathak menggunakan tusuk besi sebagai penghantar panas sehingga daging kambing matang lebih merata. Bumbu yang digunakan sangat sederhana, hanya garam dan merica, sehingga cita rasa asli daging tetap terasa.

Rekomendasi:

  • Sate Klathak Pak Pong
  • Sate Klathak Pak Bari

Bakpia

Bakpia merupakan oleh-oleh paling populer dari Yogyakarta. Kue kecil berisi kacang hijau ini kini hadir dalam berbagai varian rasa seperti keju, cokelat, matcha, durian, hingga kopi.

Rekomendasi:

  • Bakpia Pathok 25
  • Bakpia Kurnia Sari
  • Bakpia Djava
  • Bakpia Kukus Tugu Jogja

Mie Lethek

Mie Lethek adalah mi tradisional khas Bantul yang dibuat tanpa pewarna maupun bahan pengawet sehingga memiliki warna kecokelatan alami. Mi ini dapat disajikan dalam bentuk goreng maupun kuah.

Rekomendasi:

  • Mie Lethek Mbah Mendes
  • Mie Lethek Bantul

Oseng Mercon

Bagi pecinta makanan pedas, Oseng Mercon menjadi pilihan yang wajib dicoba. Hidangan ini terdiri atas daging sapi, kikil, gajih, dan cabai dalam jumlah melimpah sehingga menghasilkan sensasi pedas yang khas.

Rekomendasi:

  • Oseng Mercon Bu Narti

Mangut Lele

Mangut Lele merupakan hidangan ikan lele asap yang dimasak menggunakan santan dengan cita rasa gurih, sedikit pedas, dan aroma asap yang khas.

Rekomendasi:

  • Mangut Lele Mbah Marto

Soto Lenthok

Soto khas Yogyakarta ini disajikan bersama lenthok, yaitu perkedel berbahan singkong yang memberikan tekstur unik dan rasa gurih.

Rekomendasi:

  • Soto Lenthok Pak Gareng

Angkringan

Berkunjung ke Yogyakarta belum lengkap tanpa menikmati suasana angkringan. Berbagai pilihan nasi kucing, sate usus, sate telur puyuh, gorengan, hingga aneka minuman hangat tersedia dengan harga yang sangat terjangkau.

Rekomendasi:

  • Angkringan Lik Man
  • Angkringan KR
  • Angkringan Tugu

Kopi Joss

Kopi Joss merupakan kopi hitam khas Yogyakarta yang disajikan dengan arang panas yang dimasukkan langsung ke dalam gelas. Minuman ini telah menjadi ikon wisata kuliner malam di sekitar Stasiun Tugu.

Rekomendasi:

  • Angkringan Lik Man

Jajanan Tradisional

Selain makanan utama, Yogyakarta juga terkenal dengan berbagai jajanan tradisional yang mudah ditemukan di pasar maupun pusat oleh-oleh.

Beberapa di antaranya adalah:

  • Geplak
  • Yangko
  • Jadah Tempe
  • Kipo Kotagede
  • Cenil
  • Gatot
  • Tiwul
  • Klepon
  • Jenang

Kawasan Kuliner yang Direkomendasikan

Apabila Anda memiliki waktu luang setelah mengikuti kegiatan PIT HPII 2026, beberapa kawasan berikut layak untuk dikunjungi.

Malioboro

Pusat kuliner dan wisata malam dengan berbagai pilihan makanan khas, oleh-oleh, serta angkringan legendaris.

Tugu Yogyakarta

Menawarkan berbagai kafe, restoran, angkringan, hingga Kopi Joss yang menjadi ikon kota.

Kotabaru

Kawasan dengan banyak restoran modern, coffee shop, dan kuliner keluarga yang nyaman.

Jalan Kaliurang (Area UGM)

Sangat dekat dengan venue PIT HPII 2026. Terdapat ratusan pilihan kuliner mulai dari makanan tradisional, restoran keluarga, hingga kafe yang menjadi favorit mahasiswa dan wisatawan.

Prawirotaman

Dikenal sebagai kawasan wisata internasional dengan beragam restoran, kafe, dan kuliner dari berbagai negara.

Kotagede

Selain terkenal sebagai sentra kerajinan perak, Kotagede juga menawarkan berbagai kuliner tradisional khas Yogyakarta yang masih mempertahankan cita rasa autentik.

Tips Berburu Kuliner

  • Datang lebih awal ke tempat kuliner legendaris karena antrean biasanya cukup panjang, terutama pada akhir pekan.
  • Sebagian besar pelaku usaha telah menerima pembayaran non-tunai melalui QRIS, namun tetap disarankan membawa uang tunai secukupnya.
  • Kawasan Malioboro, Jalan Kaliurang, dan Tugu Yogyakarta merupakan pilihan terbaik apabila ingin menikmati kuliner pada malam hari.
  • Jangan lupa membeli oleh-oleh khas seperti bakpia, geplak, atau yangko sebelum kembali ke kota asal.

Selamat menikmati kelezatan kuliner khas Yogyakarta. Semoga pengalaman mengikuti Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) HPII 2026 tidak hanya memperkaya wawasan akademik, tetapi juga menghadirkan pengalaman wisata kuliner yang berkesan di Kota Gudeg.